Berita Perusahaan

Fungsi Utama CMM
Mesin pengukur koordinat (CMM) adalah instrumen pengukuran presisi efisiensi tinggi yang dikembangkan pada akhir tahun 1960-an. Kemunculannya, di satu sisi, disebabkan oleh kebutuhan pengembangan produksi.

Metode Pengukuran Mesin Pengukur Koordinat
Secara umum, terdapat tiga jenis metode pengukuran dalam pengukuran titik: pengukuran langsung, pengukuran program, dan pengukuran pembelajaran mandiri.

Klasifikasi Metode Pengukuran CMM
Mesin Pengukur Koordinat (CMM) adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur geometri suatu objek secara akurat. Berdasarkan metode pengukuran yang berbeda, CMM dapat dibagi menjadi kategori-kategori berikut:

Bagaimana Desain Struktur Balok Segitiga pada CMM Mempengaruhi Akurasi?
Jika CMM menggunakan struktur balok segitiga sebagai baloknya, hal ini dapat menimbulkan efek negatif berikut pada akurasi.

Apa saja kekurangan dalam desain struktur balok segitiga pada CMM?
Sebagai bagian penting dari struktur mekanik, desain dan bentuk balok secara langsung memengaruhi stabilitas dan daya dukung struktur. Balok segitiga adalah desain balok umum yang terdiri dari tiga segitiga yang saling terhubung, sering digunakan untuk menopang dan membawa beban berat. Meskipun struktur balok segitiga memiliki keunggulan dalam beberapa hal, struktur ini juga mungkin memiliki beberapa kekurangan struktural.

Pemilihan Sistem Deteksi CMM
Sistem inspeksi CMM tipikal terdiri dari empat bagian: poros probe pengukuran, ekstensi probe, penyesuaian atau ekstensi stylus, dan stylus.
Cara Meningkatkan Akurasi Pengukuran Komponen
Dalam proses pengujian produk, jika ditemukan bahwa data pengujian dari program yang sama atau bagian yang sama selama beberapa pengujian sangat berbeda, hasilnya tidak konsisten, atau berbeda dari situasi perakitan sebenarnya, hal itu perlu diperiksa dan dianalisis dari beberapa aspek. Berikut adalah poin-poin utamanya.

Metode Perawatan Getaran CMM
Dalam industri manufaktur modern, CMM semakin banyak digunakan dalam proses produksi, sehingga tujuan dan kunci kualitas produk secara bertahap berubah dari inspeksi akhir menjadi pengendalian proses manufaktur.

Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Penyimpangan Hasil Pengukuran yang Berlebihan?
Saat menggunakan mesin pengukur koordinat untuk pengukuran, jika deviasi pengukuran terlalu besar, maka ikuti metode berikut untuk mengatasi masalah tersebut.

Bagaimana proses kerja CMM (Coordinate Monitoring System)?
Proses kerja CMM umumnya meliputi persiapan, pemilihan program pengukuran, pengaturan parameter pengukuran, pengolahan data, pemrosesan data, dan pemrosesan lanjutan.

Apa saja bentuk-bentuk dari ujung probe pengukur?
Terdapat berbagai jenis probe CMM, yang terutama dibagi menjadi probe tetap, probe rotasi manual, probe rotasi manual dengan pengindeksan otomatis, probe rotasi otomatis dengan pengindeksan otomatis, dan sistem deteksi umum.

Apa perbedaan antara CMM dan Profilometer?
CMM berfokus pada pengukuran geometris dalam ruang tiga dimensi, sedangkan profilometer berfokus pada profil dan kekasaran permukaan. CMM cocok untuk berbagai aplikasi industri yang lebih luas, sementara profilometer lebih berfokus pada analisis karakteristik permukaan.














